cara pembatalan asuransi aia

Pahami Cara Pembatalan Asuransi AIA agar Tak Ditolak

Meskipun memiliki asuransi seperti AIA cukup menguntungkan, tetapi tak sedikit orang yang ingin membatalkan asuransinya setelah resmi terdaftar sebagai nasabah. Ada berbagai alasan mengapa orang-orang tersebut ingin membatalkan asuransi. Antara lain yaitu tak sanggup lagi membayar iuran bulanan hingga sudah merasa tidak cocok lagi dengan perusahaan asuransi. Bagi nasabah AIA yang juga mengalami hal serupa, sebaiknya mengetahui cara pembatalan asuransi AIA dengan tepat supaya permohonan yang diajukan dapat disetujui.

Penting untuk diketahui bahwa membatalkan asuransi sebetulnya adalah hak setiap nasabah, sehingga wajar saja jika nasabah sewaktu-waktu ingin membatalkannya. Meskipun demikian, sebaiknya nasabah yang ingin membatalkan asuransi memikirkan terlebih dahulu alasan yang tepat sebelum mengajukan permohonan pembatalan. Setelah menemukan alasan yang tepat bisa mengikuti cara berikut ini untuk membatalkan asuransi AIA:

1. Hubungi Bank BCA

Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu menghubungi Bank BCA. Pada umumnya, nasabah AIA juga merupakan nasabah BCA karena data asuransi terhubung dengan data nasabah di Bank BCA. Oleh karena itu, sebaiknya hubungi pihak BCA terlebih dahulu dan sampaikan bahwa asuransi AIA yang telah terdaftar ingin dibatalkan. Setelah berbicara kepada customer service BCA, pihak Bank akan segera meneruskan informasi tersebut ke asuransi AIA.

2. Hubungi AIA

Cara pembatalan asuransi AIA berikutnya yaitu menghubungi AIA. Setelah berhasil mengabarkan kepada BCA bahwa asuransi AIA yang telah terdaftar ingin dibatalkan, maka BCA akan merekomendasikan nasabah yang bersangkutan untuk menghubungi AIA. Selanjutnya AIA akan menyerahkan formulir permohonan pembatalan asuransi yang perlu diisi nasabah.

Baca Juga  5 Produk Asuransi Sinar Mas Medan yang Bisa Dipertimbangkan untuk Dimiliki

3. Siapkan Data Diri dan Data Asuransi

Langkah berikutnya yaitu menyiapkan data diri dan data asuransi yang ingin dibatalkan. Data ini perlu dilampirkan ketika menyerahkan formulir permohonan pembatalan asuransi yang telah diisi lengkap. Bila perlu, siapkan data diri sebelum menghubungi AIA supaya pengajuan formulir dapat lebih cepat. Formulir yang diserahkan dengan data diri dan data asuransi yang lengkap akan lebih cepat diproses oleh AIA.

4. Berikan Alasan Pembatalan Asuransi yang Logis

Setiap nasabah yang ingin membatalkan asuransi pasti memiliki alasannya masing-masing. Oleh karena itu, AIA ingin mengetahui alasan tersebut sehingga hal ini akan ditanyakan dan nasabah harus menjelaskannya pada formulir. Sebaiknya berikan alasan logis dan masuk akal sehingga pihak AIA tidak perlu mempertimbangkan lagi alasan tersebut. Alasan logis tentunya akan diterima oleh AIA sehingga proses pembatalan dapat berjalan dengan cepat.

5. Kosongkan Saldo Rekening

Bagi yang tidak mau repot-repot menghubungi pihak Bank dan AIA bisa langsung mengosongkan saldo rekening yang digunakan untuk membayar iuran bulanan secara otomatis. Jika rekening yang terhubung ke polis AIA memiliki saldo yang kosong, maka asuransi akan secara otomatis dibatalkan. Namun, pihak AIA pasti akan menghubungi nasabah terlebih dahulu kenapa rekening yang terhubung itu tidak berisikan saldo. Selain itu, cara ini juga tidak dianjurkan dilakukan bagi yang menggunakan satu rekening untuk menabung dan membayar premi.

6. Tunggu Proses Pembatalan Asuransi Selesai

Pada umumnya, pembatalan asuransi akan diproses selama 14 hari. Namun, masa pembatalan ini bisa berbeda tergantung situasi dan kondisi. Untuk lebih tepatnya, pihak AIA akan memberi tahu kapan asuransi bisa benar-benar dibatalkan. Selain itu, dalam beberapa kondisi juga pembatalan bisa menyebabkan nasabah tidak bisa mencairkan seluruh dana yang sudah dibayarkan. AIA kemungkinan hanya bisa mencairkan beberapa persen saja dari dana yang sudah tersimpan.

Baca Juga  Asuransi Mandiri Proteksi Penyakit Tropis Bisa Dijadikan Perlindungan bagi Diri dan Keluarga

Itulah 6 cara pembatalan asuransi AIA. Bagi yang sudah berencana ingin membatalkan asuransi, sebaiknya pikirkan kembali apakah di masa depan memang sudah tidak membutuhkan asuransi atau justru sebaliknya. Pikirkan secara matang supaya tidak ada penyesalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *